Showing posts with label Beef. Show all posts
Showing posts with label Beef. Show all posts

Bistik Jawa

Biarpun update sebulan sekali,  yang penting ada niat buat sharing ilmu masak-memasak. Betul ga???!

Yang ini, sajian beef steak dari tanah Jawa. Rasanya sedap dan lebih kaya rempah. Saya bikin sedikit aja soalnya suami lagi dilarang mengkonsumsi daging merah.

Bahan :
500 gr daging has
200 - 300 ml air
1 butir bawang bombay dirajang kasar
Garam secukupnya
3 sdm minyak goreng

Bumbu perendam :
4 siung bawang putih, dihaluskan
1,5 sdt merica halus
10 sdm kecap manis

Pelengkap : kentang goreng, wortel & buncis rebus, bawang goreng

Cara membuat :
1. Iris daging sapi setebal kurleb 1 cm. memarkan irisan tersebut dengan bantuan ulekan. Kalo punya pemukul daging, lebih baik. Cuci bersih lalu tiriskan.
2. Campur semua bumbu perendam, aduk dengan irisan daging. Diamkan dalam wadah tertutup kurleb 30 menit agar bumbu meresap.
3. Panaskan minyak goreng. Tumis bawang bombay hingga layu lalu masukkan daging beserta bumbunya. Aduk-aduk hingga daging berubah warna lalu tambahkan air.
4.Tambahkan garam. Masak dengan api kecil hingga daging empuk dan airnya mengental.
5. Tata bistik di piring saji.. Taburi bawang goreng dan pelengkapnya.

Recipe source : modifikasi dari berbagai sumber.
»»  READMORE...

Oseng Kikil

Rasanya lamaaa banget ga update masakan di dapur ini. Soalnya akhir-akhir ini memang jarang masak, lebih sering beli :D Sering tergoda sama aneka menu yang ditawarkan warung. Mulai sekarang masak-masak lagi deh, walaupun sesekali masih beli. Yaah, buat variasi boleh dong ;)

Oseng kikil ini salah satu menu harian dapur mungil. Bikinnya gampang kok.... Mau lebih pedas, banyakin irisan cabenya. Mau agak manis tinggal banyakin kecap. Campurannya saya pake tempe dan tahu, kalo mau diganti kapri, jagung putren juga bisa lho?! Sesuaikan dengan selera aja ya.

Bahan :
1 bks kikil yg sudah direbus (kurleb 150-200 gr), diiris
3 potong tahu putih, potong dadu
1/4 papan tempe, potong dadu
3 cm lengkuas, dimemarkan
2 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk
3 sdm kecap manis
2 sdm air asam
1/4 sdt merica halus
2 sdm minyak untuk menumis
Gula dan garam secukupnya
1/2-1 gelas air

Bumbu (diiris) :
4 siung bawang merah (bisa diganti bawang bombay)
3 siung bawang putih
4 butir cabe merah besar
4 butir cabe hijau besar

Cara membuat :
1. Tumis bawang dan cabe hingga wangi, masukkan merica, lengkuas, daun-daun dan tambahkan air. Biarkan hingga mendidih.
2. Masukkan irisan kikil, tahu dan tempe. Aduk sebentar.
3. Tambahkan kecap, air asam, gula dan garam. Aduk rata dan biarkan hingga bumbu meresap.
4. Angkat lalu sajikan dengan lalapan.
»»  READMORE...

Pindang Tulang

Bumbunya sama seperti pindang ikan kakap, yang ini pakai daging sapi bagian tulang. Lebih mantap lagi kalo pake bagian iga. Gurihnya kaldu sapi melebur dengan rasa asem, pedas dan manis. Dinikmati hangat-hangat dengan pelengkap sambal nanas dan lalapan, hmmm seger banget deh :P
»»  READMORE...

Sup Daging

Yang hangat dan segar buat musim dingin nih....

Bahan :
1 Lt air
300 gr daging bagian tulang
3 buah kentang (M size), kupas lalu potong
1 buah wortel, diiris
100 gr buncis/ercis, potong sesuai selera
1 buah tomat besar, dibelah 6
Daun bawang-seledri, diiris secukupnya
Bawang goreng secukupnya
Gula-garam secukupnya
Minyak untuk menumis

Bumbu :
4 siung bawang putih, dihaluskan
1 sdt merica bubuk
3 cm kayu manis
1/4 butir biji pala, dimemarkan
4 cm jahe, dimemarkan

Cara membuat :
1. Rebus daging dengan air sampai mendidih lalu kecilkan api, rebus hingga kaldunya keluar.
2. Masukkan jahe, kayu manis dan pala. Masak dengan api kecil.
3. Tumis bawang putih dan merica sampai wangi, masukkan ke rebusan daging.
4. Masukkan potongan kentang, wortel dan buncis/ercis serta gula dan garam. Biarkan hingga sayuran empuk dan mendidih sebentar lalu angkat.
5. Siapkan mangkuk saji. Masukkan sup daging, beri irisan tomat, daun bawang, seledri dan bawang goreng. Sajikan.
»»  READMORE...

Masak Bareng : Sate Padang

Akhir bulan Juli sampai awal Agustus ini kok semua agenda menumpuk ya?! Sama seperti tumpukan kardus-kardus di rumah saya. Kardus itu berisi barang-barang yang mau dikirim ke Indonesia. Baru nyicil sih, supaya rumah ga sumpek kepenuhan barang jadi sebagian dikirim dulu... Pulangnya belum jelas kapan. Karena kesibukan itu, sampe-sampe ga sempat bikin masakan baru untuk update blog. Masak sih setiap hari tapi yang gampang dan praktis aja. Soalnya itu tadi, kerjaan numpuk euy... Kalo orang-orang pada stand by di FB sehingga (mungkin) ga sempat update blog, saya log in ke FB kalo ada yang ninggalin pesan atau ada request for add friend.

Ok, tentang event bulan ini saya juga ga sempat bikin masakan baru. Untungnya pernah posting sate Padang, ya udah re-post aja deh. Sekali lagi mohon maaf....Resep lengkapnya ada di sini ya... :)
Yuk ah, mau ngelanjutin kerjaan lagi.

»»  READMORE...

Balado Daging

Masih menu Padang nih...
Kali ini daging yang dibumbu balado. Biasanya di RM. Padang, daging itu dibuat dendeng dulu, digoreng sampai agak garing lalu diberi bumbu balado. Bumbunya ada yang diulek setengah halus kadang ada juga sampai halus. Namun kebiasaan di keluarga saya, dagingnya tidak digoreng sampai garing. Kami menyebutnya dendeng basah. Kali ini, saya pake bumbu balado yang dihaluskan tapi bawang bombay-nya diiris. Kalo mau setengah halus juga gpp, tergantung selera aja.

Bahan :
500 gr daging sapi
2 lbr daun jeruk
2 lbr daun salam
3 cm lengkuas, dimemarkan
1 sdt ketumbar bubuk
4 siung bawang putih, dihaluskan
Air kelapa / air biasa secukupnya
Garam secukupnya

Bumbu balado :
8 butir cabe merah
1-1,5 buah tomat besar
3 siung bawang merah / 1/2 butir bawang bombay (L size)
Gula dan garam secukupnya
3-5 sdm minyak sisa menggoreng daging untuk menumis

Cara membuat :
1. Iris daging sapi tipis-tipis, sebaiknya mengikuti serat daging. Cuci bersih lalu tiriskan.
2. Siapkan panci, campur daging dengan daun-daun, lengkuas, ketumbar, bawang putih dan garam. Beri air/air kelapa sampai semua daging terendam air. Masak /ungkep hingga air kaldunya bersisa kurleb 1 sendok sayur. Pisahkan daging dan kaldunya.
3. Goreng daging tersebut sampai setengah garing, atau sampai warnanya lebih gelap dari setelah diungkep tadi. Lakukan sampai semua daging habis.
4. Siapkan bumbu balado. Cabe merah dan tomat dihaluskan/ulek kasar. Bawang merah/bombay diiris tipis. Tumis bumbu tersebut sampai aroma pedasnya hilang. Tambahkan sia kaldu. Beri gula dan garam bila perlu. Aduk rata lalu angkat.
5. Siram bumbu balado di atas daging. Sajikan.
»»  READMORE...

Martabak Telur

Ada foto ketelingsut, lumayan buat update daripada ga ada yang di-post :D

Selain martabak telur, makanan ini juga ada yang menyebutnya martabak asin. Kulitnya saya pake kulit lumpia, jadi ga bisa bikin porsi besar seperti yang biasa dijual. Paling ga, lumayan buat tombo kangen.

Bahan :
12 lembar kulit lumpia (kira-kira ukuran 20x20 cm)
100 gr daging sapi/ayam cincang
3 butir telur, dikocok lepas
3 batang daun bawang besar (10 batang daun bawang kecil), diiris
1/2 butir bawang bombay, dirajang halus
1/2 sdt ketumbar halus
1/2 sdt merica halus
Gula dan garam secukupnya
Minyak untuk menggoreng
1/2 sdm tepung kanji + 2 sdm air untuk merekatkan kulit lumpia

Cara membuat :
1. Tumis bawang bombay dan merica lalu masukkan daging serta ketumbar. Tambahkan gula dan garam. Masak hingga daging berubah warna dan airnya kering.
2. Campur telur, tumisan daging dan irisan daun bawang. Aduk rata.
3. Ambil satu lembar kulit lumpia, isikan kurleb 3 sdm campuran daging dan telur. Lipat kulitnya seperti amplop. Olesi ujung kulitnya dengan air tepung kanji supaya menempel.
4. Panaskan minyak lalu goreng hingga kulit matang, balik satu kali aja lalu angkat.

Tips:
-Saat mengisi campuran daging, sebaiknya kulit lumpia dialasi dengan piring agar tidak tumpah kemana-mana.
-Kulit yang telah diberi isi dan dilipat sebaiknya langsung digoreng karena kalo dibiarkan kulit akan menjadi lembek dan isinya bisa tumpah saat diangkat.
»»  READMORE...

Kari Daging (Beef Curry)

Masih punya daging di freezer pengennya dimasak yang agak spicy. Pengen rendang tapi ga mau lama-lama di dapur. Tahu sendiri kan, masak rendang tuh mulai dari mengolah bumbu sampe masaknya ga bisa sebentar?! Kecuali pake bumbu instant, bisa cepat :D Akhirnya dimasak kari aja.

Ada macam-macam variasi kari, namun semuanya memakai banyak bumbu. Termasuk masakan yang agak ribet dan kurang saya sukai prosesnya. Tapi kalo tinggal makan sih senang aja, hehehe.... Untungnya di Tsukuba (Jepang pada umumnya) gampang banget nemuin bumbu bubuk, jadi ga terlalu repot. Tinggal cemplang-cemplung, jadi deh...

Ga cuma daging sapi yang bisa dimasak begini. Ayam dan kambing juga bisa. Tinggal menyesuaikan judulnya aja ya... Kari ini pake resep yang biasa dimasak di keluarga saya. Duluuuu pas baru-baru tinggal di Tsukuba, nyempetin telpon ibunda untuk nanyain resepnya. Ceritanya kangen masakan ibu gitu deh. Dan tentu saja, resep ini sudah disesuaikan dengan selera keluarga. Trus pelengkapnya pake sambal nanas dan acar mentah. Yummyyy dan suegerrrr....!

Bahan :
300 gr daging sapi, iris tipis atau potong dadu (sesuai selera)
750 ml santan sedang
4 sdm minyak goreng untuk menumis
Garam secukupnya
Sedikit air

Bumbu :
1/2 butir bawang bombay besar, diiris
1 batang sereh, dimemarkan
3 cm lengkuas, dimemarkan
1 bunga pekak
8 butir cengkeh
2 cm kayu manis
5 butir cabe hijau, diiris serong
2 biji asam
4 biji kapulaga, dimemarkan
2 lembar daun jeruk
1 tangkai daun kari (optional, saya ga pake)

Bumbu halus :
3 butir cabe merah (biar ga pedas kan mau pake sambal nanas)
4 siung bawang putih
3 cm jahe
1/4 sdt kunyit bubuk
1/2 sdt ketumbar bubuk
1/8 sdt pala bubuk
1/4 sdt jintan bubuk / cumin powder
1/4 sdt merica bubuk (optional, saya ga pake)
2 biji kemiri (optional, kalo suka kari yang kental tapi saya ga pake)

Cara membuat :
1. Daging dicuci bersih lalu tiriskan.
2. Campur daging dengan 1/2 bagian bumbu halus, aduk rata.
3. Panaskan minyak goreng, tumis sisa bumbu halus (yang tidak dicampur daging) sampai wangi.
4. Masukkan campuran daging dan bumbu halus, bawang bombay serta semua bumbu lainnya kecuali asam. Aduk-aduk, beri sedikit air lalu masak hingga daging berubah warna. Api kompornya kecil aja ya...
5. Masukkan santan, asam dan garam. Biakan hingga mendidih dan daging menjadi empuk.
6. Sajikan dengan pelengkap sambal nanas dan acar mentah.

Note : buat yang doyan lebih pedas, cabe merahnya silahkan ditambah.
»»  READMORE...

Masak Bareng : Rawon

Rawon-ku datang...!! Ini entry untuk event Masak Bareng Yuuk edisi Februari'09. Menu ini bahannya tidak terlalu susah untuk saya karena beberapa waktu yang lalu dapat kiriman kluwak. Hehehe..... Siapa yang butuh kluwak, ayo mampir ke dapur saya, persediaan terbatas! :) Trus toge-nya pake yang ada aja. Soalnya ga ada toge yang kecil-kecil. Lihat aja tuh, panjang-panjang kan?!

Ini rawon minimalis. Ga pake telor rebus/telor asin juga ga pake gorengan. Cuma dinikmati dengan nasi putih. Minimalis kan?! Masih minimalis aja, ada yang nambah lho.... *lirik-lirik yang di samping* ;)

Resep rawon ini bersumber dari catatan jadul, saya sendiri juga sudah lupa sumbernya.
Bahan :
1/4 kg daging sapi
800 ml air
1 batang sereh, dimemarkan
3 cm lengkuas, dimemarkan
3 cm jahe, dimemarkan
2 biji asam
2 lbr daun jeruk
2 lbr daun salam
Gula-garam secukupnya
2 sdm minyak, untuk menumis

Bumbu halus :
2 siung bawang merah
4 siung bawang putih
1 sdt ketumbar
1/2 sdt merica bubuk
2 cm kunyit
1 butir kluwak
1 butir kemiri

Pelengkap : toge, bawang goreng, irisan daun bawang, irisan cabe merah.

Cara membuat :
1. Rebus daging sampai empuk lalu potong sesuai selera dan sisihkan kaldunya untuk bahan kuah (kurleb 600 ml).
2. Tumis bumbu halus sampai wangi, masukkan ke kuah kaldu.
3. Tambahkan lengkuas, sereh, daun jeruk, daun salam, gula , garam dan potongan daging. Masak hingga mendidih.
4. Sajikan di mangkuk saji dengan disertai pelengkapnya. Kalau mau lebih pedas, lengkapi pula dengan sambal soto.
»»  READMORE...

Soto Betawi

Cuaca dingin-dingin emang cocoknya menikmati hidangan berkuah dan hangat seperti soto. Bersyukurlah, dunia kuliner nusantara memiliki bermacam-macam resep soto sehingga kalo sering bikin soto banyak pilihan rasa yang bisa dinikmati.

Bahan :
300 gr daging/jeroan sapi (saya pake daging aja)
1 lt air
500 ml santan
Air jeruk nipis/lemon secukupnya
Gula - garam secukupnya

Bumbu halus :
4 siung bawang putih
1,5 sdt merica
2 butir kemiri
1 sdm ketumbar
3 cm jahe
1/2 sdt kunyit bubuk atau 1 cm kunyit (optional)

Bumbu lainnya :
1 btg sereh, dimemarkan
3 cm lengkuas, dimemarkan
2 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk

Pelengkap :
Kentang rebus, irisan tomat, irisan daun bawang/seledri, emping, bawang goreng, sambal soto.

Cara membuat :
1. Didihkan air, lalu masukkan daging. Rebus hingga daging empuk, kemudian daging diiris bentuk dadu. Sisihkan. Sisa kaldu rebusan daging dicampur dengan santan untuk kuahnya.
2. Tumis bumbu halus hingga wangi, lalu masukkan ke dalam campuran santan dan kaldu. Tambahkan lengkuas, sereh, daun jeruk dan daun salam. Masak hingga mendidih.
3. Tambahkan gula, garam dan air jeruk.
4. Penyajian :
Siapkan mangkuk, isi dengan kentang rebus, tomat, irisan daging. Siram dengan kuahnya. Lalu taburi irisan daun bawang/seledri, bawang goreng, emping dan sambal. Nikmati selagi hangat dengan sepiring nasi putih.

Ada yang pengen nambah??? ;)
»»  READMORE...

Masak Bareng : Soto Padang

Ga terasa dah hari Kamis terakhir di bulan dan tahun ini, saatnya posting menu Masak Bareng Yuuk !!! Kamis minggu depan udah beda tahun, time is running so fast. Resolusi tahun 2008 belum semuanya tercapai eh dah waktunya bikin resolusi baru. Yah dijalanin aja deh...

Rasanya menu yang satu ini udah sering saya dengar, tapi baru sekarang dicoba. Setelah dicoba ternyata, hmm enak lho.... Padahal ga pake kerupuk merah dan kaldunya dari beef boneless aja, maklum deh menyesuaikan bahan yang ada di kulkas dan ga ada yang jual kerupuk merah di Tsukuba dan sekitarnya. Resepnya dari Kitchen Craft dan saya tambahkan ketumbar biar lebih spicy.


Bahan :
1/2 kg daging sapi boneless
1/4 kg tulang/iga/kaki sapi (saya ga pake)
3 Lt air untuk merebus
2 butir pekak
Gula-garam secukupnya

Bumbu halus :
3 siung bawang putih
6 siung bawang merah
2 cm jahe
1 sdt merica
2 butir kemiri
1 sdt ketumbar

Bumbu lainnya :
2 cm lengkuas, dimemarkan
1 batang sereh, dimemarkan
2 lbr daun salam
2 lbr daun jeruk
2 butir kapulaga

Pelengkap :
Perkedel kentang
Soun, diseduh air hangat
Kerupuk sagu merah (saya ganti kerupuk biasa)
Daun bawang/seledri
Bawang goreng
Jeruk nipis/lemon
Sambal soto

Cara membuat :
1. Rebus daging, tulang dan pekak dengan api kecil sampai daging empuk.
2. Potong daging bentuk dadu, campur dan aduk dengan sedikit bawang putih halus dan garam. Goreng sampai garing.
3. Tumis bumbu halus dan bumbu lainnya sampai wangi. Masukkan ke dalam air kaldu, tambahkan gula dan garam secukupnya. Biarkan hingga mendidih.
4. Penyelesaian :
Siapkan mangkuk saji, lalu letakkan soun, irisan daging, perkedel dan pelengkap lainnya. Selanjutnya beri kuah kaldu. Nikmati selagi hangat.

Sampai jumpa tahun depan dengan menu berikutnya ya... Masak Bareng Yuuk..!!!

»»  READMORE...

Semur Daging

Masih punya frozen beef di freezer, ya udah dibikin semur aja. Resepnya nyamain sama resep dapur kak Elvi cuma kentangnya aja agak beda. Yang ini, kentangnya dibikin kripik. Jadi pas makan, ada yang kriuk-kriuk :D

Supaya bisa kriuk-kriuk, setelah kentang diiris tipis (saya pake slicer) direndam air yang dicampur 1 sdm baking soda sebagai pengganti kapur sirih. Ga nemu kapur sirih di Jepang soalnya. Diamkan selama kurang lebih 30 menit, lalu ditiriskan dan digoreng. Hmm...kriuk-kriuk yummy....
»»  READMORE...

Soto Bandung ala Shinta

Ciri khas soto ini adalah lobak. Ada yang bilang, bukan soto Bandung kalo ga ada lobaknya. Dan di Jepang, lobak termasuk salah satu sayuran yang selalu tersedia di setiap musim dan harganya murah. Trus lobaknya gendut-gendut dan lebih panjang dibanding dengan lobak di Indonesia. Kalo beli lobak, kadang saya sampe bingung mau dimasak apa lagi?? Soalnya saya kurang familiar dengan masakan Indonesia yang memakai lobak. Baru masakan ini setau saya yang memang pake lobak. Mau dicoba untuk masakan lain takut rasanya ga cocok di lidah. Paling kalo lobaknya masih tersisa, diparut aja seperti masakan Jepang yang sering dilengkapi daikon oroshi.

Untuk menu ini, lobaknya saya cetak seperti bunga. Biar enak diliat aja, hehehe... Satu irisan (melintang) lobak bisa jadi 5-6 bunga yang berdiameter kurang lebih 2 cm. Bayangin sendiri deh, berapa diameter lobak utuhnya.

Bahan :
300 gr daging sapi (kalau ada daging sandung lamur lebih baik), dicuci bersih
1/2 potong lobak putih (Kalo kecil bisa dipake 1 lobak utuh) diiris tipis
3 siung bawang putih diiris (dihaluskan bisa juga)
merica halus secukupnya
3 cm lengkuas dimemarkan
3 cm jahe dimemarkan
1 batang sereh dimemarkan
5 butir cengkeh
2 lembar daun salam
1 buah tomat potong 6 (saya ga pake)
Air untuk merebus secukupnya
Gula dan garam secukupnya

Pelengkap :
Jeruk nipis/ lemon
Irisan daun bawang dan seledri
Kerupuk emping
Kedele goreng
Bawang goreng
Sambal soto


Cara membuat :
1. Rebus daging sampai empuk dan sisakan air kaldu untuk kuahnya.
2. Angkat daging lalu dipotong dadu, sisihkan.
3. Sementara itu tumis bawang putih sampai wangi, tambahkan merica. Lalu masukkan ke dalam sisa air rebusan daging. Begitu pula bumbu-bumbu lainnya termasuk irisan lobak.
4. Masukkan kembali potongan daging, masak sampai mendidih.
5. Sajikan soto dengan pelengkapnya.
»»  READMORE...

Sate Padang ala Shinta

Gara-gara Ve-Aisyah's mommy ngomongin sate Padang beberapa hari yang lalu, jadi kangen sama makanan itu. Trus pas diomongin sama suami, beliau juga pengen. Soalnya kami berdua sama-sama penggemar masakan Padang. Nguplek-nguplek kumpulan resep lama ternyata ada resep sate Padang. Ya udah, bereksperimenlah saya di dapur mungil. Sstt, ini pertama kalinya saya masak sate Padang.
Biasanya sate ini disajikan dengan ketupat/lontong. Berhubung belum bisa bikin ketupat/lontong, pake nasi putih pun sedap lho....

Kalo mau coba bikin, silahkan simak resep di bawah ini.

Bahan :
1/2 kg daging sapi
1 Lt air
15 gr tepung beras
1 sdm tepung kanji
1 lbr daun kunyit
2 cm lengkuas
3 lbr daun jeruk
1 btg sereh
2 butir asam kandis (2 biji asam/tamarind)
2 batang daun bawang diiris 2 cm
garam secukupnya
minyak goreng untuk olesan secukupnya
tusuk sate secukupnya

Bumbu halus :
3 butir cabe merah
1/2 sdt ketumbar
1/2 sdt merica bubuk
1/4 sdt jintan bubuk
1 sdt kunyit bubuk
2 cm jahe
3 siung bawang merah

Pelengkap : Bawang goreng secukupnya

Cara membuat:
1. Daging dicuci bersih (tanpa dipotong) lalu rebus sampai empuk. Lalu angkat, tiriskan dan potong dadu dengan ukuran sesuai selera. Sisihkan air kaldu karena akan digunakan untuk membuat kuah.
2. Tusuk potongan daging, panggang hingga matang di atas bara api sambil dibalik-balik dan beri olesan minyak goreng.
3. Buat kuah sate dengan memanaskan air kaldu beserta bumbu halus, lengkuas, sereh, daun-daun, asam dan garam sampai mendidih. Sementara itu larutkan tepung beras dan tepung kanji dengan sedikit air, lalu masukkan ke dalam kuah. Aduk-aduk supaya rata. Bila kuah terlalu kental, bisa ditambahkan air hangat.
4. Taburi sate dengan bawang goreng.
»»  READMORE...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...