Showing posts with label Tips. Show all posts
Showing posts with label Tips. Show all posts

Brownies Kukus




Resep Browkusnya ada disini :

http://resepdapurcakestation.blogspot.com/2009/01/brownies-kukus-coklat.html




Tipsnya :
Kalau lagi musim orderan Browkus seperti natal, tahun baru, imlek, valentine dan lebaran sebaiknya siapkan dulu coklat parutnya.
Parut banyak-banyak lalu taruh di wadah kedap udara dan simpan di kulkas.
Kalau mau pake tinggal taburkan saja... lumayan mengirit waktu lho....

»»  READMORE...

Japanese Cheesecake (JCC)

Sebenarnya, udah lama banget JCC ini masuk dalam list cake yang pengen dibuat. Selama ini selalu beli sih. Paling belinya 2 potong, buat berdua aja :D Dan setelah dihitung-hitung, kalo beli 5 potong biayanya bisa untuk bikin satu loyang. Akhirnya memberanikan diri bikin sendiri.

Dan hasilnya, taraaaaa... Ringan dan lembut membelai lidah. Pokoknya ga cukup sepotong! Apalagi cheesecake-nya ada satu loyang di depan mata, wooaa... betul-betul menggoda buat dihabisin dah! Kalo ikutan tergoda buat nyicipin, boleh pesan lho... ;)

Bahan A :
50 gr terigu
50 gr maizena

Bahan B :
250 gr cream cheese
60 gr mentega tawar / unsalted butter
120 ml whipped cream
5 kuning telur
2 sdt parutan kulit lemon
1/8 sdt garam halus

Bahan C :
5 putih telur
125 gr gula pasir berbutir halus
1 sdt air lemon

Topping : 5 sdm (munjung) selai strawberry dilarutkan dgn 5 sdm air hangat. Aduk rata lalu dinginkan.

Cara membuat :
1. Campur bahan A, diayak lalu sisihkan.
2. Campur butter, cream cheese dan whipped cream. Tim hingga semua bahan leleh dan tercampur rata.
3. Masukkan campuran tepung sedikit demi sedikit sambil diaduk /dikocok dengan speed paling rendah.
4. Tambahkan kuning telur satu persatu, aduk hingga rata. Lalu masukkan kulit lemon dan garam, aduk rata.
5. Kocok putih telor bahan C, masukkan gula sedikit demi sedikit. Selingi dengan menambahkan air lemon. Kocok hingga terbentuk soft peak, cirinya saat mixer diangkat terbentuk kerucut tumpul. Dan bila wadahnya dimiringkan, putih telurnya tidak bergerak.
6. Masukkan 1/3 bagian bahan C ke adonan cream cheese, aduk rata dengan spatula. Lalu tuang ke dalam sisa bahan C (putih telur). Aduk hingga tercampur rata.
7. Siapkan loyang bulat diameter 22 cm, alasi dengan kertas roti. Tuang adonan, lalu panggang dengan cara au bain marie (steam bake), pada suhu 150 C selama 50-60 menit.
8. Setelah matang, dinginkan di dalam kulkas minimal 2 jam. Biar bisa rapi saat dipotong.
9. Sajikan dengan topping-nya.


Note : Topping kalo di resep pake apricot glaze, yang ini pake strawberry glaze.

Tips :
  • Sebaiknya pakai loyang oval atau loaf, teksturnya menjadi lebih soft dibanding loyang bulat dan lebih mudah saat dipotong. Kalo pake loyang bulat, gampang protol-protol saat dipotong, harus ekstra hati-hati memotongnya.
  • Cara memanggang au bain marie (steam bake), loyang yang berisi adonan (L1) diletakkan pada loyang lain yang lebih besar (L2), tapi tingginya tidak lebih dari setengah tinggi L1. Ke dalam L2 diisi sedikit air panas.
Recipe source : Milist NCC.
»»  READMORE...

Homemade : Tempe

Membuat tempe di negara beriklim sub tropis (4 musim) tidak semudah kalo kita membuatnya di daerah tropis. Tapi bukan berarti tidak bisa, hanya perlu menyesuaikan dengan rerata suhu harian aja. Di daerah tropis, suhu harian sepanjang tahun relatif tidak terlalu berbeda, walaupun musim hujan tetap aja jamur tempe berkembang biak.

Berdasarkan pengalaman, suhu yang baik untuk proses fermentasi tempe berkisar antara 20 - 35 derajat Celcius. Untuk Tsukuba ( dan kota lainnya yang masih berada di area Kanto), mulai pertengahan bulan Mei - awal Juli dan pertengahan Agustus - awal Oktober, bila hanya mengandalkan suhu kamar. Kalau suhu terlalu panas, hasilnya tidak begitu bagus. Sedangkan di musim dingin, harus setting suhu kamar pada 20-35 derajat secara stabil.

Ada berbagai cara membuat tempe. Berikut ini cara yang cukup simpel menurut saya, hasil uji coba dari berbagai cara yang dikombinasikan. Selain itu saya baru bereksperimen membuat tempe tanpa ragi, tapi menggunakan irisan tempe segar. Eksperimennya berhasil lho... ga beda dengan yang menggunakan ragi. Tapi perlu modal beli tempe segar dulu. Kalo pake frozen tempe, kurang tahu ya. Barangkali ada yang mau bereksperimen? Ntar sharing pengalamannya ya...

Silahkan disimak cara berikut ini bagi yang mau nyoba bikin tempe. Smoga bisa dimengerti walaupun tanpa foto step by step.

Bahan :
500 gr kedele (baiknya pakai kedele kecil)
1 gr (1/2 sdt) ragi tempe atau kurleb 20 x 20 x 0,5 cm irisan tempe segar.
1,5 sdm asam cuka
Plastik atau daun pisang untuk membungkus, secukupnya.
Tusuk gigi

Cara membuat :
1. Masukkan kedele ke dalam panci, beri air secukupnya (banyak juga gpp). Rebus hingga 5 menit setelah mendidih, matikan api kompor, tutup panci dengan rapat. Biarkan kurleb 30 menit atau hingga kedele membesar dan airnya menjadi hangat-hangat kuku.
2. Remas-remas kedele agar kulitnya banyak mengelupas. Pisahkan kedele dan kulitnya, bilas dengan air sekali saja.
3. Tambahkan lagi air, rebus kembali hingga empuk.
4. Kira-kira 5 menit sebelum api kompor dimatikan, tambahkan asam cuka sambil diaduk hingga rata. Matikan api, angkat dan tiriskan. Cuka berfungsi untuk memberi suasana asam pada kedele sehingga saat proses fermentasi, hanya jamur tempe yang tumbuh tanpa kontaminan lain.
5. Tempatkan kedele pada nampan/tempat yang lebar, biarkan hingga dingin tapi jangan dingin seperti es. Kalau masih panas, jamur tempe tidak akan tumbuh.
6. -Taburkan ragi secara merata. Lalu bungkus dengan plastik/daun, rekatkan plastik dengan nyala lilin, kalo daun pake lidi. Tusuki dengan tusuk gigi tiap jarak 2-3 cm.
- Kalau ga punya ragi, bisa diganti dengan irisan tempe segar yang dicincang halus. Lalu dicampur secara merata dengan kedele, dan proses seterusnya sama.
7. Letakkan bungkusan tempe yang belum jadi itu di dalam kardus tertutup. Diamkan selama 24 jam atau hingga bungkus plastik berkeringat lalu buka tutup kardusnya. Balikkan posisinya, yang sebelumnya di atas jadi di bawah. Kalau sebelum 24 jam sudah berkeringat, tutup kardus langsung dibuka ya. Biarkan hingga jamurnya tumbuh memutih.

Biasanya 2 hari 2 malam (48 jam), tempe sudah jadi. Tapi kadang bisa lebih lama, perhatikan aja warna jamur dan baunya. Kalau jamurnya tetap putih dan tidak berbau busuk, sepertinya tidak masalah kok. Selamat mencoba!

Tips :
a. Meletakkan bungkusan tempe di dalam kardus bersih, jangan ditumpuk-tumpuk, cukup sebaris saja. Kalau bikinnya banyak berarti gunakan kardus lebih banyak atau yang lebih lebar. Supaya jamur tempe mendapatkan aerasi yang cukup.
b. Selain pake kardus, bisa juga pake rak kawat jadi posisi atas-bawah ga perlu dibalik.
b. Untuk mendapatkan tempe yang tidak gampang patah saat diiris/dipotong, isi dengan padat saat proses pembungkusan.
»»  READMORE...

Tulip Hana Makizushi

Siapa yang belum tahu sushi tunjuk jari..!
Sushi itu makanan Jepang yang sudah terkenal dimana-mana. Sushi berarti nasi yang dicampur dengan asam cuka. Ada beberapa tipe sushi, lebih jelasnya baca di sini ya.

Beberapa waktu lalu saya dan teman-teman sempat belajar membuat hana makizushi bersama Kiyono sensei. Baru sempat posting sekarang karena baru selesai mengedit foto-fotonya. Dalam bahasa Jepang, hana berarti bunga. Makizushi terdiri dari gabungan kata maki yang berarti gulung/menggulung dan kata sushi. Menurit kaidah bahasa Jepang, kata "sushi" bila bergabung dengan kata lain yang mengawalinya, spelling-nya menjadi "zushi". Sehingga hana makizushi berarti sushi gulung yang berbentuk bunga.

Waktu itu kita belajar beberapa bentuk hana makizushi dan yang paling sulit untuk dibayangkan yang berbentuk bunga tulip ini, tapi setelah melihat langsung cara pembuatannya ternyata tak sesulit yang dibayangkan. Yang lainnya cukup mudah, kalo menurut saya. Hehehe... Nanti deh, bentuk bunga lainnya kalo pas bikin sendiri akan saya coba membuat foto step by step pembuatannya. Just wait and see... :D

Bahan dasar sushi gulung ( untuk 5 cup beras Jepang, 1 cup @ 180 cc):
100 cc cuka sushi (bisa diganti cuka apel kalo di Indonesia)
2 sdm gula pasir
1 sdm garam halus
(gula dan garam tersebut sebagai pengganti mirin yang tidak "aman" untuk saya konsumsi)

Tambahan untuk membuat tulip hana makizushi:
Nori yang lebar secukupnya
Timun hijau, diiris sehingga menjadi 1/2 lingkaran tanpa menyertakan bijinya
Smoked salmon (bisa diganti sosis atau wotel yang dibelah menjadi seukuran jari kelingking)
Horensho direbus hingga layu (bayam Jepang, atau sayuran hijau lainnya)
Peralatan yang diperlukan :
Makisu, sumpit besar.

Cara membuat :
1. Masak nasi seperti biasa dengan rice cooker sampai matang. Kalo tidak ada beras Jepang, bisa diganti dengan campuran beras biasa dan ketan.
2. Sementara itu campur cuka dengan gula dan garam, aduk hingga gula dan garam larut.
3. Siapkan nampan atau wadah untuk tempat mengaduk nasi dan campuran cuka. Lalu campur cuka dan nasi yang masih hangat. Aduk hingga benar-benar rata.
4. Nasi sushi siap digunakan.

Sekarang lanjut cara membuat tulipnya ya...

1. Di atas makisu letakkan selembar nori. Beri nasi sushi, ratakan hingga menutupi permukaan nori (tidak perlu tebal-tebal) dengan menyisakan kurleb 0,5 cm pada ujung kiri dan kanan tanpa diberi nasi. Perhatikan gambar A.
2. Buat 2 gundukan nasi menyerupai gunung ditengahnya (gambar B).
3. Tutupi gunung dengan selembar nori, supaya tengahnya rapat tekan dengan bantuan sumpit besar. Ratakan nori hingga menutup samping gundukannya (gambar C).
4. Isi tengah gundukan dengan smoked salmon ( atau penggantinya) dan horensho rebus (gambar D). Letakkan satu potongan timun pada masing-masing sisi gundukan (gambar D-1 yang ada di bagian bawah).
5. Gulung sushi tersebut dari arah yang sejajar dengan gundukannya sambil sedikit ditekan agar padat (gambar E), sehingga setelah digulung bentuknya menjadi seperti yang terlihat pada gambar F.
6. Makizushi siap dipotong. Hasil potongannya seperti foto yang paling atas.

Sedikit tips supaya nasi sushi ga nempel-nempel di tangan, sebelumnya basahi tangan dengan sedikit asam cuka. Mudah kan???! kalo ada kurang jelas, jangan malu bertanya ya... ;)
»»  READMORE...

Kering Kentang

Waktu ada diskon kentang langsung ngeborong trus dibikin kering kentang. Resepnya nyontek dari dapur gue . Hasilnya benar-benar renyah dan gurih. Benar kata yang punya resep,kadang ga cuma dijadiin tambahan lauk tapi juga dicemilin. Abisnya maknyuus sih.... ;)

Bahan:
1 kg kentang tes (timbang udah dikupas)
250 gr kacang tanah kupas
½ butir jeruk nipis, ambil airnya >> saya pake 2 sdm air lemon
150 ml santan yang rada kental >>pokoke jangan santan encer
100 gr gula pasir
2 sdt garam atau secukupnya
4 lembar daun salam
4 sdm minyak sayur

Bumbu halus:
3 buah cabe merah
5 siung bawang putih
4 cm lengkuas
¼ sdt terasi (optional)

Cara membuat:
1. Kentang: potong2, iris tipis (pake serutan), cuci 3-4 kali sampe gak keruh lagi, lalu rendam air dingin. Goreng dalam minyak banyak sampe kering kuning keemasan, tiriskan dan angin2kan sampe dingin, masukin toples.
2. Kacang tanah: goreng matang, tiriskan, angin2 sampe dingin, masukin toples.
Campur kentang dan kacang goreng, aduk merata, sisihkan.
3. Panasin minyak, tumis bumbu halus dan daun salam sampe wangi dan mulei pekat.
Tuangi santan, tambahkan gula, garam dan air jeruk.
4. Masak dengan api kecil sambil sesekali diaduk hingga kental (JANGAN SAMPE BERAMBUT). 5. Matikan api, masukin campuran kentang kacang sekaligus sambil diaduk2 dengan cepat (pake sendok kayu dan spatula) hingga bumbu merata.
6. Tebarkan di nampan plastik, angin2kan hingga dingin, simpan di toples.

Tips:
Penggunaan santan membuat kering kentang lebih gurih, renyah, lembut dan gak mudah mengkristal.
Pemasakan bumbu gula jangan sampe berambut, akan mengakibatkan mudah berkristal dan keras saat disimpan.
Biasanya kering kentang pake air asam. Aku lebih suka pake air jeruk, nurut aku menambah efek warna yang cantik. Kalo pake air asam warnanya jadi gelap dan rada suram, selain itu juga gampang basah gak awet renyah.
Sebisa mungkin buat kripik kentang tanpa “usaha2” untuk merenyahkan seperti merendam air garam ato dengan kapur sirih. Kripik kentang yang digoreng langsung ini efek renyahnya lembut di mulut sementara kalo direndam air garam mopun air kapur hasilnya renyah yang keras dan tajam/menusuk di mulut.
»»  READMORE...

Homemade : Mie Telor


Penasaran pengen nyoba bikin mie telor sendiri, lagi pula sudah punya mesin pasta jadi apalagi yang ditunggu ;) Karena masih coba-coba, jadi bikin dalam porsi kecil dulu. Biar kalo ga berhasil, ga rugi bahan-bahannya. Resepnya saya pake resep NCC, tapi ditambah margarin sedikit biar lebih yummy. Yang tertera di bawah ini, resep dengan takaran versi saya.

Bahan :

200 gr terigu protein tinggi
2 butir telur (M size)
1 sdm margarin
Air untuk merebus secukupnya

Cara membuat :

Campur terigu dan telur, aduk rata. Lalu masukkan margarin, uleni sampai kalis dan elastis. Siapkan mesin pasta, ambil sekepal adonan lalu tipiskan (saya pake yang no.4). Lalu potong dengan pemotong mie yang berukuran 2 atau 3 mm. Lakukan hingga adonan habis. Supaya tidak lengket, taburi sedikit terigu. Kalau belum mau digunakan, masukkan mie ke dalam wadah tertutup rapat simpan di lemari pendingin. Bila mau langsung digunakan, didihkan air dalam panci, rebus mie sampai terapung lalu angkat dan tiriskan. Beri sedikit minyak goreng sambil diaduk-aduk. Mie telor siap digunakan.

Tips :

Kalau sewaktu ditipiskan adonan menjadi robek, tambahkan sedikit terigu (1 sdm) uleni lagi hingga kalis. Sebaliknya bila adonan masih kaku, beri sedikit air lalu diuleni kembali.

»»  READMORE...

Cheese Orange Cake

Sebenarnya mau bikin orange cake yang ditutup cream dan pake garnish jeruk mandarin tapi karena waktunya mepet (keburu tamu-tamu datang) ,cream-nya juga kurang jadi deh ditambah keju parut. Sampe-sampe buat filling juga ga cukup. Makanya diakalin pake keju. Keju itu buat nutupin permukaan cake, biar enak dipandang mata. Soalnya cream yang ada benar-benar ga cukup buat border, lagi pula jeruknya juga kurang buat nutupin bagian atasnya. Beginilah kalo perencanaan kurang matang. Sampe motret juga asal aja... Tapi senang liat yang makan lahap dan menikmatinya sampai potongan terakhir. Ga sia-sia deh bikinnya buru-buru tapi ludes des des....

Resep orange cake yang dipakai hasil modifikasi dari sponge cake yang biasa saya buat. Yang pengen coba silahkan ya...

Bahan cake :
6 kuning telur
4 putih telur
125 gr gula pasir
110 gr terigu
15 gr maizena
10 gr susu bubuk
10 gr baking powder
80 gr margarin, dilelehkan
25 ml orange juice (kurleb 3 sdm)
1 sdm parutan kulit orange/lemon (optional)*

Bahan cream & garnish :
200 ml (1 kotak) whipped cream (kalo sekalian buat filling, baiknya pake 2 kotak)
30 gr gula pasir
Jeruk mandarin secukupnya
Keju parut secukupnya

Simple syrup :
30 gr gula pasir
30 ml air
1 sdm air lemon

Cara membuat :
1. Ayak terigu, maizena dan baking powder. Tambahkan susu bubuk, lalu sisihkan.
2. Kocok telur dan gula sampai mengembang dan kental berjejak dengan speed tinggi.
3. Turunkan speed mixer, masukkan campuran tepung sedikit demi sedikit dan kocok sampai rata.
4. Masukkan margarin secara bertahap, aduk rata. Bisa pake mixer atau spatula.
5. Masukkan orange juice, aduk rata.
6. Siapkan loyang persegi ukuran 18x18 cm, alasi dengan kertas roti. Tuang adonan ke loyang.
7. Panggang pada suhu 180 derajat C selama 25-30 menit. Biarkan dingin.

* saya ga pake, soalnya lagi ga punya kulitnya. Namanya juga persipan buru-buru :D

Cream : Kocok gula dan whipped cream hingga mengembang kaku.
Syrup : Panaskan gula dan air hingga semua gula larut, lalu tambahkan air lemon.

Penyelesaian : ini yang ideal, tapi yang saya buat itu ga ideal :D
Belah cake menjadi 2 bagian, basahi salah satunya dengan syrup, olesi cream, taburi jeruk, olesi cream lagi lalu tutup dengan belahan cake yang lainnya. Basahi lagi permukan cake kedua dengan syrup, garnish dengan jeruk dan beri taburan keju parut. Selanjutnya dekor sesuai selera.

Tips : untuk menghindari cake bantat, campur orange juice dengan margarin cair aduk rata baru kemudian dimasukkan ke adonan. Aduk balik hingga margarin tercampur rata dengan adonan.
»»  READMORE...

Masak Bareng : Lontong Lodeh

Ini potluck untuk event masak bareng. Kalo mau ngumpul di satu dapur kayaknya ga mungkin karena kita bermukim di benua/daratan yang berbeda. Akhirnya menu aja yang disamakan. Yang punya ide masak lontong lodeh ini mbak Ayin-Norway, trus idenya dapat apresiasi positif dari teman-teman lainnya tentunya dengan kreasi masing-masing. Seru juga masak bareng begini, maksudnya masak didapur masing-masing tapi menunya sama.

Resep lodeh sudah pernah saya posting. Untuk event ini saya ga nemu labu siam, jadi pake buncis dan rebung aja ditambah telur puyuh supaya lebih yummy, trus sebagian cabenya dihaluskan ;) Lontongnya saya buat dengan menggunakan aluminium foil. Mau tahu caranya??

Bahan : 2 cup beras Thailand (beras Jepang ga bisa padat kalo dibikin lontong). Aluminium foil secukupnya.

Cara membuat : beras dicuci bersih, lalu dimasak sampai menjadi nasi (seperti memasak nasi biasa, pake rice cooker juga ok). Setelah itu, ambil selembar aluminium foil dan buat gulungan seperti tabung, rapatkan salah satu ujungnya sehingga tertutup. Pada ujung lainnya yang masih terbuka, masukkan nasi sampai 2/3 volume tabung aluminium foil. Rapatkan kembali ujung yang terbuka tadi. Lakukan hal yang sama sampai seluruh nasi habis. Siapkan panci besar, masukkan lontong dan penuhi panci dengan air. Masak sekurangnya selama 1,5 jam (lebih lama juga gpp). Bila belum 1,5 jam airnya banyak berkurang, tambahkan dengan air hangat lalu teruskan memasak. Setelah matang, angkat dan tiriskan lontong. Usahakan lontong diletakkan dalam posisi tegak. Biarkan hingga dingin dalam suhu kamar.

Tips :gulungan aluminium foil usahakan berlapis ganda agar nasi tidak keluar saat dimasak. Gunakan beras Thai yang hasil nasinya lebih lunak/agak lengket untuk mendapatkan hasil lontong yang lebih baik.

Penyelesaian : Potong lontong, tata di piring saji. Beri sayur lodeh secukupnya. Lengkapi dengan kerupuk, bawang goreng dan sambal. Siap dinikmati.

»»  READMORE...

Putu Ayu

Kelapa parut kering ternyata bisa juga dipake buat bikin kue putu ayu, tapi harus diakali dulu supaya ga berantakan. Gimana caranya? Hehehe... mungkin buat yang tinggal jauh dari tanah air Indonesia tercinta, cara mengakali kelapa kering gini udah pada tahu bahkan mungkin sudah sering dilakukan ya?! Soalnya ga ada yang jual kelapa parut segar. Mau ga mau harus kreatif, supaya bisa bikin makanan kayak yang biasa kita temukan di tanah air.
Sekedar berbagi pengalaman, tips untuk kelapa kering ada di bagian bawah. Sekarang resep putu ayu dulu ya....


Bahan :
2 butir telur
80 gr gula
130 gr terigu
125 ml santan kental hangat
1 sdt pandan pasta
50 gr kelapa parut + sedikit garam
Minyak goreng untuk mengoles cetakan


Cara membuat :
Kocok telur dan gula sampai mengembang, tambahkan terigu sedikit demi sedikit. Selingi dengan menambahkan santan lalu masukkan pandan pasta. Aduk rata dengan spatula. Sementara itu panaskan kukusan dan beri alas serbet pada tutupnya. Isi dasar cetakan yang telah diolesi minyak dengan kelapa parut, tekan-tekan sedikit supaya padat. Selanjutnya tuang 2-3 sdm adonan. Kukus kurleb 10-15 menit.

Recipe source : Dapur Bunda


Tips mengolah kelapa kering
1. Bila parutan kelapa cukup kasar, blender sebentar untuk mendapatkan parutan yang lebih halus. Untuk kue biasanya perlu yang agak halus.
2. Basahi kelapa kering dengan air hangat. Kalo saya, 50 gr kelapa memakai kurleb 50 ml air hangat. Aduk-aduk, hingga menjadi lebih lunak. Supaya ga cepat basi, bisa dikukus selama 10 menit. Cara ini bisa digunakan untuk membuat kelepon, isi dadar gulung dan bumbu urap.
3. Untuk putu ayu, kelapa yang telah dibasahi air hangat tadi ditambahkan 5 sdm tepung maizena. Aduk-aduk hingga rata, tambahkan sedikit air hangat lagi bila perlu lalu kukus selama 10 menit. Setelah diangkat dari kukusan jangan diaduk-aduk lagi. Ambil secukupnya dengan menggunakan sendok teh, kemudian ratakan di dasar cetakan putu ayu.
Ini putu ga kebagian kelapa parut, namanya jadi putu ganteng :))
»»  READMORE...

Pandan Chiffon Cake

Finally, I could make good taste and good looking chiffon cake. Yes, I did it!

Duluuu... pertama kali nyoba, pake resep chocolate chiffon cake. Mau tahu hasilnya?? Bantat dengan sempurna. Penampakannya seperti brownies yang pake loyang tulban. Trus sebelum ini, nyoba bikin pandan chiffon cake (pake resep Ibu Fatmah Bahalwan NCC). Hasilnya udah seperti chiffon tapiii.... kapasitas loyang tidak sesuai dengan kuantitas bahan-bahan pada resep. Loyang yang saya punya, diameter 17 cm. Waktu itu pake setengah resep, adonan dituang sampai 3/4 tinggi loyang masih bersisa dan sisanya saya tuang ke loyang muffin, dipanggang pada suhu 180 derajat C selama 40 menit. Hasilnya mengembang dengan sukses sampe keluar dari loyang alias tumpah dan gosong permukaannya.

Dari kejadian itu dapat pelajaran berharga, khususnya buat saya yang masih beginner dalam dunia per-baking-an. Penting sekali membaca resep dengan teliti. Lalu pergauli dan kenali loyang serta oven yang kita punya (maaf, kalo bahasanya kurang pas) dengan baik. Seperti kata pepatah, tak kenal maka tak sayang. Apa hubungannya ya??? Cari sendiri deh hubungannya. Trus yang ga kalah penting, usahakan untuk menyebutkan ukuran loyang pada saat posting resep, terutama resep cake.

Berikut ini resep pandan chiffon cake yang sudah disesuaikan dengan ukuran loyang dan kondisi oven saya. Untuk loyang diameter 20-22 cm, gunakan 1,5 resep dibawah ini.

Bahan A :
100 ml putih telur (3 putih telur M size)
50 gr gula pasir
1/4 sdt garam halus
1/2 sdt air lemon

Bahan B :
3 butir kuning telur
20 gr gula pasir
5 gr susu bubuk (saya pake creamer powder)
5 gr tepung maizena
55 gr tepung terigu
1 sdt baking powder
40 ml salad oil
40 ml santan kekentalan sedang /susu cair
1 sdt pandan pasta

Cara membuat :
1. Kocok putih telur (bahan A) sambil ditambahkan gula sedikit demi sedikit, garam dan air lemon. Kocok sampai mengembang lalu sisihkan.
2. Campur dan ayak terigu, maizena, susu bubuk dan baking powder. Sisihkan.
3. Kocok kuning telur dan gula (bahan B) sampai kental. Lalu turunkan kecepatan mixer, masukkan campuran terigu dan santan/susu cair secara berseling. Tambahkan pandan pasta, kocok sampai rata.
4. Masukkan salad oil sambil diaduk dengan spatula hingga rata.
5. Tambahkan kocokan bahan A sedikit demi sedikit, aduk rata dengan spatula. Bila kocokan bahan A berair pada bagian bawahnya, cukup ambil busanya saja.
6. Tuang adonan ke dalam loyang chiffon diameter 17 cm.
7. Panggang pada suhu 170 C selama 20 menit, kemudian lanjutkan dengan suhu 160 C selama 10-15 menit.
8. Keluarkan dari oven, biarkan cake menjadi dingin dengan membalikkan loyang. Kalo perlu sanggah dengan botol. Nanti cake akan lepas sendiri dari loyang.

Aannddd..... beginilah hasilnya!
»»  READMORE...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...